Rabu, 29 September 2010

Pemangkasan ADD 70% jelas gila

Sangat tragis memang bila seorang bupati yang baru saja terpilih oleh rakyat, kemudian memangkas anggaran untuk rakyat dengan alasan menutupi defisit.
Kami tak habis pikir bila memang seperti itu, kenapa tak diambil daro anggaran lain.
Sebelumnya akan dibuat badan penanggulangan bencana yang pastinya memerlukan pejabat eselon, nah kemudian memangkas ADD, saya agak su'udzon jangan-jangan kedepan kebijakan-kebijakan yang diambil cenderung berkaitan dengan tawar menawar politik. Bukannnuya tak setuju dengan pembentukan Badan Penangulangan bencana, tapi saatnya tidak tepat. Jadi cenderung memihak kepentingansegelintir orang dan merugikan masyarakat kecil yang suaranya mayoritas. Beginilah nasib orang kecil, meski dalam pemilu suaranya sama dengan yang orang 'besar' namun dalam kebijakan selalu dinomor duakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEGALA KOMENTAR ANDA.
JANGAN BERKOMENTAR YANG BERBAU SARA..
MOHON MENCANTUMKAN EMAIL DAN ATAU NOMERVTELEPON.